formalbercerita #1

 

Di edisi ketujuh Formal Bercerita kali ini ada Aji Pratama Rendragraha yang membagikan pengalamannya menjalankan proyek penelitian untuk program kuliahnya di Technische Universität Dresden yaitu Master in Advanced Computational and Civil Engineering Structural Studies, wih panjang sekali namanya ya! Seperti apa ceritanya? Yuk disimak di bawah ini!

 

Kesan:

Segala puji bagi Tuhan yang telah membukakan jalan  bagi saya melalui LPDP hingga saya dapat menyelesaikan studi master di Technische Universität Dresden. Selama hampir dua setengah tahun terakhir, saya berusaha untuk mendalami ilmu komputasi mekanik, dan 17 bulan lamanya saya memilih untuk ikut serta dalam proyek penelitian di Institut für Statik und Dynamik. Dalam kurun waktu tersebut saya mendapatkan pengalaman berharga terkait budaya penelitian di  Jerman yang mensinergikan antara ilmu pengetahuan yang bersifat teoretis dengan teknologi yang bersifat aplikatif baik untuk saat ini dan untuk di masa mendatang. Negara Jerman salah satunya melalui Deutsche Forschungsgemeinschaft (DFG) memberikan sokongan dana kepada lembaga/institut penelitiannya sehingga kontinuitas penelitian di berbagai sektor dapat terjamin. Terlebih sektor industri Jerman menjalin hubungan yang sangat erat dengan universitas dan lembaga penelitian yang ada sehingga terciptalah simbiosis mutualisme antara dunia teoritis dan aplikatif.

Selama menjalankan proyek penelitian, saya diberikan keleluasaan yang cukup oleh pembimbing untuk mengajukan ide-ide dan juga berdiskusi terkait permasalahan di dalam proyek tersebut, dengan catatan kita harus sanggup melaksanakan apa yang telah disetujui dan menjelaskan secara logis atas hasil yang diperoleh kemudian. Di saat yang bersamaan, saya mendapatkan pelajaran berharga dari kearifan budaya penelitian di institut ini. Pikiran yang terbuka dan kerendahan hati akan membuat ilmu kita semakin bertambah dan juga memberi pemahaman yang benar. Setiap penelitian yang dilakukan pada dasarnya adalah untuk menngungkap sebuah fenomena yang belum terpecahkan demi menghasilkan manfaat yang luas di masa depan, sehingga penelitian yang belum berhasil atau tatkala hasilnya tidak sesuai dengan ekspektasi bukan berarti tidak berguna atau sia-sia, sebab setiap langkah yang telah dilakukan sangatlah mungkin menjadi dasar ide baru bagi orang lain untuk mengembangkan penelitian tersebut. Yang terakhir bahwa kita patut menghargai dan memberikan apresiasi yang layak atas usaha orang tidak hanya semata-mata dilihat dari hasil akhirnya saja. Semakin saya berusaha memahami dan memperdalam ilmu yang sedang saya geluti saat ini, semakin menyadari pula bahwa tidak ada ilmu pengetahuan yang tidak berguna dan tidak ada pula ilmu pengetahuan ataupun profesi  yang dianggap paling bonafit atau superior. Jerman telah mencontohkan bahwa kemajuan negaranya dikarenakan ia menghargai ilmu pengetahuan dan sangat mengapresiasi orang-orang yang bertekad memperkaya khazanah keilmuan itu sendiri.

 

Pesan:

Saya berkeyakinan bahwa Tuhan memberikan kecerdasan yang unik kepada setiap manusia tanpa dilatarbelakangi unsur ras. Kemajuan yang diraih bangsa Jerman khususnya dalam bidang teknologi dan sektor industri sangatlah mungkin untuk digapai pula oleh bangsa Indonesia. Salah satu kunci untuk menggapai kemajuan itu adalah dengan menghargai ilmu dan manusia itu sendiri. Ada kalanya ilmu tidak dapat secara langsung diaplikasikan bahkan membutuhkan waktu yang relatif lama hingga pada akhirnya dapat dibawa ke dalam realita kehidupan. Ilmuwan-ilmuwan terdahulu telah membuktikan semua itu, teori-teori yang mereka kemukakan baru dapat diterapkan berabad-abad kemudian. Apa jadinya hari ini jika dahulu karya dari ilmuwan seperti Al-Khawarizmi, Ibnu Khaytam, Newton, Gauss, dll. dianggap  tidak ada gunanya.

Bagi saya salah satu aktivitas non-akademik yang menyenangkan adalah bersosialisasi dengan sesama orang Indonesia yang ada di kota Dresden termasuk diantaranya ikut berpartisipasi dalam organisasi orang Indonesia, karena tetap bagi saya rekan-rekan yang sebangsa dan setanah air memiliki kepekaan yang paling baik dalam memahami problematika yang sedang saya hadapi. Selain itu biasanya dapat bonus bungkusan makanan setelah acara kumpul-kumpul jadi sangatlah bermanfaat untuk menghemat dan perbaikan gizi di akhir pekan hehe..

 

Jika ingin bertanya lebih jauh mengenai program kuliahnya, Aji dapat dihubungi di:

Facebook: Aji Pratama Rendragraha

Instagram: @ajipratamarendragraha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *