Apakah yang teman-teman lakukan setelah lulus kuliah S2 atau S3 dari Jerman? Apakah akan melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi (melanjutkan ke S3 jika sudah lulus S2)? Atau apakah akan mulai/kembali bekerja? Jika teman-teman berencana untuk melanjutkan studi di Jerman, maka teman-teman tidak perlu menghabiskan waktu untuk membaca artikel ini sampai selesai. Namun jika teman-teman berencana untuk pulang dan bekerja di Indonesia, maka tidak ada salahnya teman-teman membaca artikel ini hingga tuntas. Sesuai dengan judul di atas, saya ingin sedikit mengulas tentang mekanisme pengajuan top-up salary dari CIM bagi teman-teman yang sudah lulus kuliah dan berencana untuk pulang dan bekerja di Indonesia.

Apakah CIM itu? CIM merupakan singkatan dari Centre for International Migration and Development. Jika kita cari di Google, maka teman-teman akan menemukan tautan ke sebuah website https://www.cimonline.de/en/ yang secara umum menjelaskan bahwa CIM adalah sebuah lembaga yang dikelola bersama oleh Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) dan International Placement Services (ZAV) dari German Federal Employment Agency. Intinya begini, pemerintah Jerman setiap tahun menawarkan dana ‘bantuan’ bagi pelajar asing yang baru lulus dari universitas di Jerman, tujuan mungkin (menurut saya) adalah agar pelajar alumni dari Jerman dapat segera pulang kembali ke negaranya dan dapat kembali bekerja dengan tenang dengan dukungan konkrit berupa top-up salary dari CIM.

“Pemerintah Jerman setiap tahun menawarkan dana ‘bantuan’ bagi pelajar asing yang baru lulus dari universitas di Jerman.”

Bantuan finansial yang diberikan oleh CIM ini juga tidak diberikan ke pelajar asing dari semua negara lho. Hanya beberapa negara berkembang yang telah menjalin kerjasama dengan pemerintah Jerman saja (salah satunya Indonesia) yang memiliki akses ke bantuan ini. Jenis bantuan finansial yang diberikan juga bermacam-macam, mulai dari subsidi transportation cost untuk kembali ke negara asalnya (bersifat lump sum) hingga top-up salary bulanan (bantuan diberikan tiap bulan bervariasi antara 6-24 bulan) kepada alumnus yang memenuhi syarat. Saya pribadi hanya mengajukan top-up salary bulanan ke CIM dan tidak mengajukan subsidi transportation cost, baik untuk saya pribadi maupun untuk anak dan istri saya, karena bagi saya biaya tersebut telah ditanggung oleh LPDP.

Persyaratan yang harus dipenuhi untuk memperoleh bantuan tersebut juga sudah tertera pada website CIM, dan saya pikir persyaratannya juga sudah cukup fair dan bersifat terbuka. Siapa pun alumnus univeritas di Jerman dipersilakan mendaftar, apa pun profesinya nanti di negara asalnya. Jika alumnus bekerja di sektor pekerjaan yang kurang lebih sesuai/bersinggungan/beririsan dengan visi misi GIZ (seperti pendidikan dan pelatihan; kerjasama di bidang sains, kesehatan, lingkungan hidup; hingga dukungan desentralisasi dalam melaksanakan pembangunan daerah), maka peluangnya untuk mendapatkan approval top-up salary juga tentunya akan makin besar, selain tentu juga jumlah tunjangannya bisa semakin besar dan jangka waktu tunjangannya pun semakin panjang.

Langsung saja ya, berikut adalah mekanisme pengajuan aplikasi top-up salary dari CIM:

  1. Daftar secara online di website CIM (https://www.cimonline.de/en/index.asp). Usahakan daftar online sebelum teman-teman pulang ke Indonesia, karena ada beberapa dokumen yang harus diverifikasi oleh Bürgerbüro setempat. Pendaftaran setelah pulang ke Indonesia tetap memungkinkan, dimana proses verifikasi nanti akan dibantu oleh CIM Advisors di Indonesia.
  2. Lengkapi semua isian form yang diminta dan setelah klik ‘Submit’ maka teman-teman akan menerima email notifikasi dari CIM yang berisi informasi penting berupa: (1) Application Number pelamar dan (2) attachment file PDF berupa formulir Job Description yang harus diisi.
  3. Application Number akan sangat berguna pada proses korespondensi via email. Saran saya, email tanya jawab yang kita kirim ke CIM sebaiknya selalu diawali dengan Application Number di subject email karena akan mempercepat tracking di sistem mereka.
  4. Saya sendiri baru mengisi form Job Description setelah saya pulang ke Indonesia dan AKTIF bekerja selama kurang lebih sebulan, karena saya perlu tahu lebih dalam tugas dan fungsi saya di kantor seperti apa dan bagaimana. Jika formnya sudah diisi, jangan lupa minta tanda tangan ATASAN LANGSUNG dan stempel perusahaan atau institusi tempat kita bekerja.
  5. Jika sudah, segera scan dokumennya dan kirim kembali ke CIM via email. Jangan lupa cc email ke CIM Advisors kita di tanah air supaya mereka juga bisa ikut membantu tracking request kita.
  6. Job Description yang kita kirim adalah pintu pertama kita untuk aplikasi top-up salary dari CIM. Waktu tunggu untuk mendapatkan email jawaban dari CIM berkisar antara 2-4 minggu. Saya sendiri sampai harus menunggu 1 bulan.
  7. Email balasan dari CIM melampirkan 4 form yang harus diisi:
    1. Application for salary top-up;
    2. Confirmation of departure;
    3. Bank data on your account outside Germany; dan
    4. Employer‘s confirmation.
  8. Untuk Application for salary top-up, isi dengan lengkap semua isian dan lengkapi SEMUA attachment yang diminta (jika memungkinkan), yaitu:
    1. Personal information:
      • CV terbaru;
      • Fotokopi paspor dan Residence Permit yang sudah diverifikasi;
      • Fotokopi Anmeldung (registration) alamat kita di Jerman yang sudah diverifikasi.
    2. Family members:
      • Buku nikah dan akte kelahiran anak yang sudah diterjemahkan ke bahasa Jerman oleh penerjemah tersumpah dan sudah diverifikasi;
      • Fotokopi paspor dan Residence Permit istri dan anak yang sudah diverifikasi;
      • Fotokopi Anmeldung (registration) alamat anak dan istri di Jerman yang sudah diverifikasi.
    3. Qualifications:
      • Legalisir ijazah (Urkunde), degree certificate, transcript of records dan diploma supplement yang sudah diverifikasi;
      • Fotokopi kontrak internship, research assistant, research project yang kita ambil yang sesuai bidang atau menunjang keilmuan di jurusan kuliah kita.
    4. Grant/ scholarships:
      • Lampirkan LoS dan LoG kita dari LPDP, usahakan yang hasil scan, agar terlihat stempel basahnya.
    5. Support payments:
      • Fotokopi Abmeldung (de-registration) kita beserta keluarga kita yang telah diverifikasi;
      • Isi dengan lengkap form Confirmation of departure
      • Isi dengan lengkap form Bank data on your account outside Germany.
    6. Employment data:
      Updated job description yang sudah ditanda tangan atasan langsung dan sudah distempel perusahaan / kantor tempat kita bekerja;
      • Isi dengan lengkap form Employer’s confirmation lengkap dengan tanda tangan atasan langsung dan stempel perusahaan / kantor tempat kita bekerja.
  9. Apabila teman-teman sudah telanjur pulang ke Indonesia, proses verifikasi bisa dilakukan oleh CIM Advisors di Indonesia. Waktu itu saya langsung ketemu dengan Bpk. Syamsul Ibad. Beliau cukup suportif dan cepat dalam merespon setiap pertanyaan, baik melalui email maupun WhatsApp.
  10. Setelah semua form isian terisi dengan lengkap dan lampiran sudah bisa kita siapkan semua (apabila memungkinkan), langkah selanjutnya adalah mengirim semua dokumen tersebut via pos dengan alamat tujuan kantor CIM di Eschborn.
  11. Setelah dokumen tiba di Eschborn, kita akan menerima email notifikasi yang menyatakan bahwa dokumen kita sudah sampai. Proses review dokumennya sendiri umumnya memakan waktu 1-2 bulan; bisa lebih cepat atau lebih lambat, tergantung proses birokrasi di sana.
  12. Jika berkas telah dinyatakan lengkap dan valid, maka kita akan menerima email notifikasi dari CIM. Bersama mail tersebut terdapat lampiran berupa: (1) Draft kontrak yang perlu kita cetak dan tanda tangani, dan (2) Updated Employer’s confirmation yang perlu ditandatangani atasan langsung (lagi) dan diberi stempel perusahaan / Kantor. Kedua dokumen yang telah diisi kemudian kita kirim kembali ke CIM via POS .
  13. Jika dokumen telah diterima lagi oleh CIM, maka kita akan diberi notifikasi kembali oleh CIM yang menyatakan bahwa draft kontrak telah mereka terima dan mereka akan mengirimkan kembali copy kontraknya setelah ditandatangani oleh pejabat CIM / GIZ.
  14. Setelah itu, kita tinggal menunggu saja transferan uang dari CIM, hehe. Sekedar ilustrasi, saya mengirim form Job Description pada pertengahan April 2017, dan uang transfer dari CIM masuk ke rekening pada akhir bulan September 2017. Jadi, kurang lebih masa tunggunya itu 5-6 bulan.
  15. Perlu diketahui juga bahwa besar uang yang ditransfer dan durasi kontrak bisa berbeda-beda bagi setiap applikan, hanya saja untuk batas maksimal top-up salary sependek pengetahuan saya adalah sejumlah EUR 600 selama 2 tahun. Saya sendiri jumlah top-up-nya tidak sampai EUR 600, tapi alhamdulillah durasinya sampai 2 tahun. Hehehe.
  16. Proses evaluasi dan monitoring dari CIM akan dilakukan 3 kali selama masa penerimaan top-up salary. Ada beberapa dokumen yang harus dikirim ke CIM Advisors kita untuk tenggat waktu yang telah ditentukan di dalam kontrak, yaitu: (1) Agreement on Results dan (2) Updated Employer’s Confirmation. Saya sendiri belum sampai di tahap ini, form-nya juga belum saya isi, karena memang masih baru. Mungkin nanti kalau sudah mengisi, kirim ke CIM Advisors, dan mendapatkan feedback, nanti saya infokan la di lain kesempatan.

Oke, sekian dulu informasi tentang mekanisme pengajuan top-up salary dari CIM berdasarkan pengalaman saya sendiri. Kalau ada yang mau ditanyakan, silakan japri via WhatsApp ke saya atau langsung kirim email ke CIM Advisors (Bpk. Syamsul Ibad). Beliau orangnya baik hati dan tidak sombong kok hehehe. Semoga sumbangan tulisan ini dapat bermanfaat bagi teman-teman ya. Aamiin.

 

Best wishes,

Dimas Yoga Rukmana